CoronaVac, previously known as PiCoVacc, is a SARS-CoV-2 purified, inactivated, and adsorbed vaccine candidate developed by SinoVac Biotech CorporationA219758. It was developed by propagating the SARS-CoV-2 CN2 strain inside Vero Cells and inactivating it with B-propiolactoneA219481;A219758. In preclinical trials, PiCoVacc induced SARS-CoV-2-specific neutralizing antibodies in rats, mice, and the rhesus macaque. The antibodies were found to neutralize 10 representative SARS-CoV-2 strains. As of August 2020, the vaccine is being tested in numerous human clinical trials assessing its safety and immunogenicity.
Fitur visualisasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan Graph Theory untuk memetakan hubungan polifarmasi dan molekuler. Entitas (Obat, Target, Gen) direpresentasikan sebagai Simpul (Nodes), sedangkan hubungan biologisnya sebagai Sisi (Edges).
drugbank-id dan name pada skema XML DrugBank.targets/target yang memuat polipeptida sasaran.gene-name dan varian snp-effects.Tata letak grafik menggunakan algoritma Force-Directed Graph (Barnes-Hut). Model fisika ini menerapkan gaya tolak-menolak antar simpul (Gravitasi: -3000) agar tidak tumpang tindih, serta gaya pegas (Spring: 0.04) pada garis penghubung untuk fleksibilitas interaksi.