Isoeugenol is a commonly used fragrance added to many commercially available products, and occurs naturally in the essential oils of plants such as ylang-ylang. It is also a significant dermatologic sensitizer and allergen, and as a result has been restricted to 200 p.p.m. since 1998 according to guidelines issued by the fragrance industry A34278. Allergic reactivity to Isoeugenol may be identified with a patch test.
Fitur visualisasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan Graph Theory untuk memetakan hubungan polifarmasi dan molekuler. Entitas (Obat, Target, Gen) direpresentasikan sebagai Simpul (Nodes), sedangkan hubungan biologisnya sebagai Sisi (Edges).
drugbank-id dan name pada skema XML DrugBank.targets/target yang memuat polipeptida sasaran.gene-name dan varian snp-effects.Tata letak grafik menggunakan algoritma Force-Directed Graph (Barnes-Hut). Model fisika ini menerapkan gaya tolak-menolak antar simpul (Gravitasi: -3000) agar tidak tumpang tindih, serta gaya pegas (Spring: 0.04) pada garis penghubung untuk fleksibilitas interaksi.