Metandienone is an orally active anabolic androgenic steroid. It was introduced to the market in the 1960s but later discontinued and withdrawn from the market. Although it is prohibited in and outside competition by the World Anti-Doping Agency, metandienone continues to be marketed and misused as a performance-enhancing drug in sports.A254432 In the US, metandienone is a controlled substance under the Controlled Substances Act.L44057
Fitur visualisasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan Graph Theory untuk memetakan hubungan polifarmasi dan molekuler. Entitas (Obat, Target, Gen) direpresentasikan sebagai Simpul (Nodes), sedangkan hubungan biologisnya sebagai Sisi (Edges).
drugbank-id dan name pada skema XML DrugBank.targets/target yang memuat polipeptida sasaran.gene-name dan varian snp-effects.Tata letak grafik menggunakan algoritma Force-Directed Graph (Barnes-Hut). Model fisika ini menerapkan gaya tolak-menolak antar simpul (Gravitasi: -3000) agar tidak tumpang tindih, serta gaya pegas (Spring: 0.04) pada garis penghubung untuk fleksibilitas interaksi.