Propolis wax is naturally produced by honeybees by mixing the resin or exudate collected from tree buds, sap flows, or other botanical sources with beeswax that contains fatty acids and bee enzymes. Propolis itself contains various chemical compounds including flavonoids, terpenoids, aldehydes, aromatic acids, aliphatic alcohols and ethers, amino acids, and sugars.
It is often found in topical formulations used to soothe minor skin irritations.
Fitur visualisasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan Graph Theory untuk memetakan hubungan polifarmasi dan molekuler. Entitas (Obat, Target, Gen) direpresentasikan sebagai Simpul (Nodes), sedangkan hubungan biologisnya sebagai Sisi (Edges).
drugbank-id dan name pada skema XML DrugBank.targets/target yang memuat polipeptida sasaran.gene-name dan varian snp-effects.Tata letak grafik menggunakan algoritma Force-Directed Graph (Barnes-Hut). Model fisika ini menerapkan gaya tolak-menolak antar simpul (Gravitasi: -3000) agar tidak tumpang tindih, serta gaya pegas (Spring: 0.04) pada garis penghubung untuk fleksibilitas interaksi.