Cocamidopropyl betaine is a mixture of closely related organic compounds derived from coconut oil and dimethylaminopropylamine that typically acts as an amphoteric surfactant in cosmetics and personal care products. It is a zwitterionic ammonium compound and fatty acid amide that contains a long hydrocarbon chain and a polar group at each end. Cocamidopropyl betaine is used as a foam booster in shampoos, emulsifying agent, thickener, antistatic agent and rarely an antiseptic agent. Impurities formed during the manufacturing process are thought to increase the prevalence of contact sensitization and mild skin irritations.
Fitur visualisasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan Graph Theory untuk memetakan hubungan polifarmasi dan molekuler. Entitas (Obat, Target, Gen) direpresentasikan sebagai Simpul (Nodes), sedangkan hubungan biologisnya sebagai Sisi (Edges).
drugbank-id dan name pada skema XML DrugBank.targets/target yang memuat polipeptida sasaran.gene-name dan varian snp-effects.Tata letak grafik menggunakan algoritma Force-Directed Graph (Barnes-Hut). Model fisika ini menerapkan gaya tolak-menolak antar simpul (Gravitasi: -3000) agar tidak tumpang tindih, serta gaya pegas (Spring: 0.04) pada garis penghubung untuk fleksibilitas interaksi.