Silicon dioxide, or silica, is an oxide of silicon with the chemical formula SiO2. It is found in nature as agate, amethyst, chalcedony, cristobalite, flint, sand, QUARTZ, and tridymite as transparent and tasteless crystals. Inhalation of fine crystals is toxic to humans leading to respiratory toxicity. In powdered food products and pharmaceutical tablets, silicon dioxide is added as a flow agent to absorb water. Colloidal silica is also used as a wine, beer, and juice fining agent or stabilizer.
Fitur visualisasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan Graph Theory untuk memetakan hubungan polifarmasi dan molekuler. Entitas (Obat, Target, Gen) direpresentasikan sebagai Simpul (Nodes), sedangkan hubungan biologisnya sebagai Sisi (Edges).
drugbank-id dan name pada skema XML DrugBank.targets/target yang memuat polipeptida sasaran.gene-name dan varian snp-effects.Tata letak grafik menggunakan algoritma Force-Directed Graph (Barnes-Hut). Model fisika ini menerapkan gaya tolak-menolak antar simpul (Gravitasi: -3000) agar tidak tumpang tindih, serta gaya pegas (Spring: 0.04) pada garis penghubung untuk fleksibilitas interaksi.